Sinar mentari dan embun yang masih melekat di jendela kamar menjadi saksi betapa perhatiannya kamu ke aku.
Semua seperti rekayasa, seperti sudah di atur. Kamu adalah malaikat tanpa sayap yang dikirim Tuhan buat aku.
Terima kasih bubur ayam, vitamin, dan obatnya.
Karenamu, aku berani menatap masa depan lagi.
Selasa, 29 Desember 2015
Entah rasa apa ini sebenarnya. Semuanya membuatku takut, takut akan kebersamaan dan takut akan perpisahaan.
Pengalaman hidup yang pahit, mungkin menjadi satu-satunya alasan mengapa rasa takut itu muncul.
Hari senin itu menjadi hari pertama kalinya kita bertemu. Bercanda dan tertawa bareng di Surabaya Carnival. Siapa yang sangka bahwa kebersamaan kita akan mrnjadi sedekat ini. Rasa saling membutuhkan dan rasa ingin bertemu.
Tapi aku takut setiap menatap matanya yang indah. Apakah kebahagiaan ini hanya sementara? Apakah aku siap dengan perpisahaan yang mungkin terjadi?
Semuanya membuatku takut.
Aku yang takut memulai hidup baru, dan aku yang takut mengenal lawan jenis. Tapi kamu berbeda, kamu membuatku merasakan cinta yang sesungguhnya. Perhatian, kasih sayang, dan semua aku harap tak akan pernah terhenti.....
Hidupku lebih berwarna karenamu. Aku yang bukan siapa-siapa, menjadi aku yang kuat karenamu......
Tuhan jika engkau mengizinkan, izinkan dia disampingku sampai ajal datang menjemputku.....
Terima kasih cikoku
Pengalaman hidup yang pahit, mungkin menjadi satu-satunya alasan mengapa rasa takut itu muncul.
Hari senin itu menjadi hari pertama kalinya kita bertemu. Bercanda dan tertawa bareng di Surabaya Carnival. Siapa yang sangka bahwa kebersamaan kita akan mrnjadi sedekat ini. Rasa saling membutuhkan dan rasa ingin bertemu.
Tapi aku takut setiap menatap matanya yang indah. Apakah kebahagiaan ini hanya sementara? Apakah aku siap dengan perpisahaan yang mungkin terjadi?
Semuanya membuatku takut.
Aku yang takut memulai hidup baru, dan aku yang takut mengenal lawan jenis. Tapi kamu berbeda, kamu membuatku merasakan cinta yang sesungguhnya. Perhatian, kasih sayang, dan semua aku harap tak akan pernah terhenti.....
Hidupku lebih berwarna karenamu. Aku yang bukan siapa-siapa, menjadi aku yang kuat karenamu......
Tuhan jika engkau mengizinkan, izinkan dia disampingku sampai ajal datang menjemputku.....
Terima kasih cikoku
Langganan:
Postingan (Atom)